Natural Crystal X

Diramu dari tumbuhan dan bahan organic yang mengandung Sulfur, Antiseptik, Minyak Vinieill yang akan memberikan nutrisi kepada dinding selaput Miss V. More »

Gratis Ongkos Kirim ke Seluruh Wilayah Indonesia

Kabar gembira untuk para pelanggan setia kami diseluruh indonesia, setiap pembelian tidak dikenakan biaya pengiriman More »

 

Tag Archives: masalah kewanitaan

Makanan Yang Dihindari Saat Keputihan

Crystal X Nasa

Keputihan merupakan masalah normal yang dialami semua wanita. Walaupun Keputihan menjadi hal yang normal, keadaan ini dapat mengganggu rutinitas sehari – hari. Jika hal ini dibiarkan saja akan tambah memperburuk kondisi yang ada.

Seorang wanita harus mengetahui hal – hal apa saja yang harus dilakukan. Selain mengerti bagaimana menanganinya, para wanita juga harus mengetahu hal – hal lain seperti pantangan apa saja yang harus dihindari. Dalam hal ini adalah makanan apa saja yang akan memperburuk keadaan.

Semua sudah tahu bahwa jamur Candida Albicans adalah penyebab utama terjadinya Keputihan. Jika sistem imun dan kadar probiotik dalam tubuh wanita menurun, akan berpengaruh terhadap perkembangan jamur Candida Albicans itu sendiri. Keadaan yang demikian akan membuat jamur tumbuh tidak terkontrol sehingga menyebabkan Keputihan yang tidak normal. Seperti muncul rasa gatal pada Miss V, terasa sakit atau nyeri saat berhubungan seksual maupun keluar bercak darah.

Hindari Makanan Ini  Saat Keputihan

Sesuai Yang direkomendasikan dalam bukunya The Yeast Connection oleh Dr. William Crook MD seperti dikutip dari About.com menyatakan bahwa, seseorang yang telah terinfeksi jamur Candida Albicans hendaknya menghindari beberapa jenis makanan, yaitu :

1. Makanan Dengan Kadar Gula Tinggi
Glukosa ini mampu meningkatkan laju pertumbuhan jamur atau ragi, oleh karena itu asupan konsumsi karbohidrat hendaknya dibatasi. Zat gula, Seperti minuman bersoda, minuman beralkohol, maupun berbagai minuman atau jus yang diberi tambahan guala. Selain itu beberapa buah yang memiliki kandungan glikemik yang tinggi, diantaranya jagung manis, buah anggur dan pisang. Makanan seperti diatas tadi baiknya diganti dengan makanan lainnya seperti, kacang – kacangan, sayuran non tepung, ayam, daging. Asupan karbohidrat baiknya ditingkatkan kembali setelah gejala keputihan telah mereda atau hilang.

2. Makanan Olahan Berbahan Ragi
Yang dimaksud adalah makanan hasil fermentasi, seperti keju, jamur, roti yang terbuat dari bahan ragi, pasta dari tomat, minuman beralkohol. Walaupun belum terdapat batasan konsumsi makanan berbahan ragi.

3. Konsumsi Buah Olahan Yang Telah Dikeringkan
Buah olahan yang dikeringkan ini memiliki kadar gula fruktosa yang besar. Jika hendak mengkonsumsi buah – buahan, dianjurkan memilih buah – buahan dengan kadar gula yang rendah. Contohnya adalah jeruk, melon, apel, strawberry dan lain – lain.

Menjaga Organ Kewanitaan Sejak Dini

Menjaga Organ Kewanitaan Sedari Dini

Membahas masalah seksualitas mungkin masih dianggap tabu oleh sebagian orang. Namun pendidikan akan seksualitas ini sebenarnya amatlah penting diberikan agar tidak terjadi masalah atau hal yang tidak diinginkan setelah menginjak dewasa kelak. Saat ini anak Sekolah Dasar (SD) atau yang telah beranjak SMP telah mulai diajarkan mengenai pendidikan organ reproduksi. Hal ini sangat penting diberikan agar mereka paham mengenai organ sensitif ini dan sejauh mana batasan – batasan yang harus mereka jaga dalam bergaul dengan teman khususnya lawan jenis mereka. Hal ini sesuai dengan pernyataan Dr.Eva Roria SpOG  dari Brawijaya Women & Children Clinic @ Sahid Sahirman Memorial Hospital , Jakarta.

Dengan mengetahui hal – hal yang demikian ini (khusunya anak perempuan), mereka akan mengerti mengenai pentingnya menjaga organ sensitif ini agar terhindar dari masalah kesehatan terutama Masalah Kewanitaan. Selain itu orang tua juga memiliki peran penting dalam memperkenalkan atau membimbing anak  mereka mengenai masalah sensitif ini. Hal ini sangat bermanfaat bagi mereka jika kelak terjadi perubahan yang berbeda pada organ genital mereka, seperti akan datangnya masa Haid. Dengan mengetahui hal yang semacam ini akan membuat mereka tidak takut dan akan mengerti bagaimana cara menghadapinya.

Masalah – Masalah Organ Kewanitaan

Organ reproduksi ini sebenarnya dapat digolongkan menjadi dua, yaitu organ reproduksi bagian dalam dan organ reproduksi bagian luar. Organ dalam diantaranya terdiri dari saluran indung telur, rahim dan lain – lain. Sedangkan organ luar merupakan organ yang terlihat secara fisik, diantaranya vulva, lubang saluran Miss V dan clitoris.

Kedua organ ini telah terbentuk sejak dalam masa kandungan, namun akan berjalan fungsinya setelah anak wanita mengalami Haid pertama mereka atau berkisar antara usia 10 hingga 12 tahunan walaupun belum sempurna. Masalah haid atau datang bulan ini adalah hal yang normal bagi kaum wanita, sedangkan masalah yang dapat terjadi pada organ reproduksi wanita seperti Keputihan, timbulnya infeksi pada organ genital, infertilitas dan lain – lain.

Pada masa kecil kebanyakan orang tua tidak melakukan pemeriksaan terhadap organ kewanitaan anak mereka. Mereka menganggap fungsi dari hormon kewanitaan anak mereka belum dapat bekerja dengan semestinya. Kebanyakan kelainan – kelainan pada organ genital baru terasa setelah dewasa atau setelah datang Haid. Sebaiknya jika anak kita telah mendapatkan haid pertamanya periksakan ke dokter untuk mengetahui ada tidaknya kelainan pada organ kewanitaan anak, begitu juga sebaliknya, jika anak kita telah berusia sekitar 14 tahun belum mendapatkan Haid.

Faktor Penyebab Gangguan Organ Kewanitaan

Sangat penting bagi anak mendapatkan pendidikan mengenai organ kewanitaan mereka. Biarpun masih dalam usia kanak – kanak atau belum cukup dewasa, mereka juga dapat mengalami Keputihan meskipun Keputihan mereka berbeda dengan Keputihan orang dewasa yang sudah aktif secara seksual.

1. Kurang Sadar Akan Pentingnya Kebersihan
Keputihan pada anak ini kebanyakan diakibatkan oleh adanya infeksi pada organ genital mereka yang biasanya diakibatkan kurangnya menjaga kebersihan organ kewanitaan mereka.

2. Perubahan Hormon
Seperti stress dan kelelahan juga memicu gangguan terhadap Haid.

3. Kelebihan Berat Badan (Obesitas)
Kadar lemak yang tinggi dalam tubuh membuat kandungan esterogen meningkat. Hal ini berakibat pada Siklus Haid menjadi tidak teratur.

Pola Sehat Menjaga Kebersihan Organ Kewanitaan

Orang tua harus membiasakan mengajarkan anaknya pola hidup sehat dalam aktifitas sehari – hari agar anak menjadi terbiasa dengan hal ini.

  1. Mengajarkan selalu tentang kebersihan pribadi, seperti kebersihan kuku, kebersihan organ kewanitaan dan lain – lain.
  2. Mengontrol konsumsi makanan atau minuman yang manis.
  3. Melarang penggunaan pakaian yang ketat dan berbahan yang tidak mampu menyerap keringat.
  4. Melarang menggunakan barang pribadi orang lain seperti menggunakan handuk kakak dan lain – lain.
  5. Melarang penggunaan wangi – wangian atau bedak talk pada Miss V karena berakibat pada terjadinya infeksi.
  6. Melarang menggunakan pembalut yang menggunakan wangi – wangian.
  7. Mengajarkan agar area kewanitaan selalu dalam keadaan kering.
  8. Mengajarkan menggunakan atau mengganti pembalut jika sudah terasa lembab.
  9. Memberitahu pada orang tua jika terjadi kelainan atau infeksi pada organ kewanitaan.

Gangguan Menstruasi Pada Wanita

Gangguan Menstruasi Pada Wanita

Menstruasi merupakan suatu hal yang normal dan alami bagi kaum wanita. Menstruasi ini sebenarnya suatu proses pembersihan darah pada organ genital wanita. Namun diantara kaum wanita memiliki masalah atau gangguan dengan menstruasi ini.

Beberapa masalah yang dialami oleh beberapa wanita dengan menstruasi ini umumnya adalah ada yang tidak mengalami menstruasi sama sekali dan ada juga yang mengalami menstruasi yang berkepanjangan. Sedangakan jarak normal normal menstruasi ini adalah sekitar kurang dari 21 hari atau lebih dari 10 hari.

 

Macam – Macam Gangguan Menstruasi
Wanita memiliki beberapa jenis gangguan menstruasi yang dapat digolongkan menjadi beberapa kelompok, yaitu :

1. Amenore
Amenore ini merupakan suatu gangguan menstruasi pada wanita yang tidak mengalami menstruasi sama sekali. Ciri – ciri wanita yang mengalami amenore adalah mereka yang tidak mengalami menstruasi lebih dari 5 bulan dari menstruasi yang terakhir. Untuk kasus amenore dibedakan menjadi dua, yaitu amenore primer dan amenore sekunder.

  • Amenore primerAmenore primer ini merupakan sebutan bagi mereka yang tidak pernah mengalami menstruasi, hal ini dapat disebabkan diantaranya adalah karena adanya permasalahan hormonal, selain itu adanya gangguan sejak lahir.
  • Amenore sekunder. Amenore sekunder ini merupakan sebutan bagi mereka yang pernah mendapatkan menstruasi tetapi berhenti menstruasi karena adanya gangguan ovulasi. Hal ini dapat disebabkan diantaranya adalah penggunaan pil kb, dalam keadaan hamil, stress, diet yang ekstrem dan lain – lain.

2. Sindrom Pramenstruasi
Sindrom pramenstruasi ini merupakan kumpulan dari berbagai gejal fisik, emosi dan perilaku lainnya yang terjadi pada minggu terakhir atau seminggu sebelum menstruasi. Gangguan ini biasanya dialami saat 13 hari sebelum menstruasi dan biasanya akan selesai kurang lebih sekitar 4 hari setelah keluarnya darah menstruasi.

Beberapa ciri yang dialami diantaranya adalah perasaan menjadi lebih perasa atau mudah tersinggung, emosi menjadi labil dan sering depresi, payudara bengkak dan menjadi lembek, muncul jerawat, gairah seks menurun, susah tidur dan lain – lain.

3. Dismenore
Dismenore ini merupakan masalah menstruasi yang terasa amat menyakitkan. Rasa sakit ini biasanya timbul pada perut bagian bawah yang rasa sakitnya mampu menjalar hingga punggung dan paha. Rasa nyeri atau keram ini merupakan akibat adanya kontraksi dalam rahim wanita yang normal terjadi pada proses menstruasi. Perasaan sakit ini umumnya akan terjadi pada saat awal pendarahan dan akan terus berlangsung kurang lebih selama 32 hingga 48 jam.

Untuk masalah dismenore yang dialami oleh wanita yang memiliki usia bukan lagi remaja biasanya disebabkan oleh adanya penyakit tertentu yang pernah dialami, diantaranya radang panggul, fibroid uterus dan endometriosis. Sedangkan untuk dismenore yang dialami oleh remaja biasanya disebabkan bukan karena penyakit.

Dalam meredakan gejala dimenore dapat dilakukan beberapa hal sebagai berikut, diantaranya adalah dengan menggunakan berbagai macam obat anti inflamasi, mengkompres dengan menggunakan botol yang telah diisi dengan air panas atau dengan mandi menggunakan air hangat.

4. Menoragia
Menoragia ini merupakan terjadinya pendarahan yang hebat saat menstruasi. Normalnya pada setiap mengalami menstruasi umumnya wanita kehilangan darah kurang lebih 30 ml selama 7 hari. Namun jika pendarahan lebih dari 7 hari dan kelurnya darah terlalu banyak (sekitar 80 ml) dapat dikategorikan kedalam menoragia.

Pada kasus ini menstruasi seperti ini dapat disebabkan karena tidak seimbangnya kadar estrogen dan progesteron dalam tubuh wanita yang berakibat pada terbentuknya endometrium. Saat menstruasi ini endometrium akan dikeluarkan dari dalam tubuh yang mengakibatkan darah keluar semakin deras. Selain itu hal lain yang dapat mengakibatkan terjadinya menoragia diantaranya adalah terjadinya infeksi atau peradangan pada Miss V, adanya penyakit darah dan adanya masalah gangguan tiroid.

5. Pendarahan abnormal
Pendarahan abnormal yang dapat terjadi diantaranya adalah pendarahan yang erjadi diantara periode menstruasi, setelah menopause, dan setelah melakukan hubungan seks. Namun yang paling serius yang mengakibatkan pendarahan abnormal adalah disebabkan oleh adanya beberapa penyakit, seperti polip, fibroid uterus bahkan hingga kanker.

Hindari Nyeri Menstruasi
Beberapa kebiasaan juga berpengaruh terhadap timbulnya rasa nyeri saat menstruasi. Berikut beberapa kebiasaan yang harus Anda hindari agar rasa sakit tidak semakin parah.

1. Hindari Makan Gorengan
Gorengan dan makanan yang mengandung minyak selain meningkatkan kolesterol juga berakibat meningkatnya jumlah estrogen dalam tubuh, hal ini dapat mengakibatkan rasa nyeri atau kram.

2. Hindari Mengkonsumsi Makanan Olahan
Makanan olahan seperti makanan kaleng biasanya memiliki kadar natrium hingga 200 mg bahkan lebih dalam satu porsinya. Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan kurangilah asupan garam atau natrium dalam tubuh.

3. Berhenti Merokok
Rokok mengandung kafein yang memiliki efek buruk, diantaranya adalah semakin menyempitnya pembuluh darah, dehidrasi, sakit kepala dan yang pada akhirnya membuat pikiran menjadi gelisah yang membuat saat menstruasi menjadi tidak nyaman.

4. Konsumsi Produk Susu
Susu memiliki kandungan asam arachadonic yang mampu memproduksi prostaglandin. Prostaglandin ini akan menyebar kedalam tubuh sehingga akan direspons oleh rahim sebagai bentuk pertahanan yang berakibat pada terjadinya nyeri atau keram.

Tips Merawat Organ Kewanitaan, Keputihan Sebelum & Setelah Menstruasi

Kristal X

Dalam artikel sebelumnya sudah banyak dijelaskan apa itu Keputihan, jenis – jenisnya dan bagaimana penanganannya. Keputihan ini normal dialami oleh para wanita yang sudah hampir dekat masa menstruasinya. Namun bagaimana keputihan setelah lewat masa menstruasinya . . . ?

Keputihan setelah menstruasi adalah sesuatu yang normal, selama Keputihan tersebut tidak menimbulkan keluhan atau gangguan pada organ genital wanita. Selain itu hal ini dapat dikatakan sebagai proses pembersihan setelah melewati masa menstruasi tadi. Karena cairan Keputihan yang keluar kadang masih bercampur dengan darah. Namun jika Keputihan tersebut berlangsung lama dan tidak sembuh – sembuh ini dapat dipengaruhi oleh beberapa sebab.

Memang ada banyak hal yang mampu mempengaruhi terjadinya keputihan setelah menstruasi ini, diantaranya adalah perubahan hormonal dan terganggunya ekosistem Miss V. Perubahan hormonal pada seseorang dapat berefek pada timbulnya masalah kejiwaan ata gangguan psikis seseorang, contoh adalah stress, depresi yang dapat berpengaruh pada kinerja hormon manusia.

Masalah psikis seperti ini diyakini membuat Keputihan datang kembali. Namun hal yang paling dikhawatirkan adalah jika Keputihan tersebut terkontaminasi dengan bakteri, virus atau jamur. Keadaan seperti ini tentu berubah menjadi hal yang berbahaya.

Dampak yang dapat terjadi jika Keputihan ini telah terkontaminasi dengan bakteri, virus atau jamur adalah, munculnya berbagai gangguan yang menyerang area genital wanita. Diantaranya adalah kadang terasa nyeri pada area genital, gatal yang amat sangat pada Miss V, Keputihan menjadi berbau dan warna cairan menjadi berwarna (masing – masing wanita berbeda).

Tips Merawat Organ Kewanitaan

Miss V merupakan pintu gerbang organ genital wanita. Jadi jagalah kesehatan organ genital wanita Anda dari berbagai masalah penyakit kewanitaan.

  1. Biasakan organ genital Anda selalu dalam keadaan bersih dan kering. Karena bakteri, virus dan jamur suka dengan keadaan yang lembab dan kotor.
  2. Saat menstruasi jangan membersihkan Miss V menggunakan douching. Menstruasi merupakan pembersihan alami dalam mengeluarkan darah kotor dalam organ genital wanita.
  3. Hindari penggunaan panty liner atau parfum pada Miss V. Penggunaan parfum atau panty liner dikhawatirkan akan menimbulkan reaksi pada organ genital wanita seperti alergi dan iritasi.
  4. Teratur dalam mengganti pembalut. Saat menstruasi akan membuat daerah sekitar Miss V menjadi lembab. Hal ini sangat disukai oleh virus, bakteri dan jamur untuk berkembang biak. Jika dirasa perlu gantilah tampon atau pembalut sesering mungkin.
  5. Hindari menggunakan bedak talk atau bedak tabur pada Miss V. Hal ini dikhawatirkan partikel bedak yang lembut akan masu kedalam Miss V yang dapat berakibat pada resiko Kanker ServiksKanker Rahim )
  6. Gunakan celana dalam yang berbahan katun dan sedikit longgar yang mampu menyerap keringat berlebih. Penggunaan celana dalam yang terlalu ketat dapat membuat jamur berkembang lebih cepat.
  7. Saat mandi jangan terbiasa menyikat Miss V menggunakan sikat tubuh.
  8. Yang tak kalah pentingnya adalah selalu setia dengan pasangan Anda. Kebiasaan bergonta – ganti pasangan akan menambah terhadap resiko penyakit kelamin.
  9. Selalu waspada dan teratur memeriksa kondisi alat kontrasepsi Anda.

Wanita Yang Beresiko Terkena Keputihan

Crystal X

Keputihan memang penyakit yang sudah umum terhadap wanita. Salah satu penyebab utama keputihan adalah dikarenakan jamur yang dikenal dengan nama Candida Albicans.

Jamur ini sebanarnya tumbuh normal dalam organ kewanitaan. Namun jika keadaannya melampaui batas akan berdampak pada perubahan kondisi dan dapat menyebabkan infeksi terhadap organ intim kewanitaan.

Jamur ini merupakan organisme pelahap glukosa, jika hormon dalam tubuh tidak seimbang akan memicu terhadap naiknya gula darah. Hal inilah yang akan mempercepat berkembangnya jamur Candida Albicans.

Berikut Wanita Yang Beresiko Terhadap Keputihan

  • Wanita Pengkonsumsi Pil KB.
  • Wanita yang mengkonsumsi Steroid / Dopping.
  • Wanita yang mengkonsumsi antibiotik. Terutama adalah broad spectrum antibiotic yang mampu membunuh bakteri doderlein lactobacillus yang hidup normal pada organ intim kewanitaan yang menghasilkan asam laktat yang berfungsi untuk menjaga organ intim wanita dari penyusup yang tidak dikehendaki.
  • Wanita yang mengalami Stress berat, cape yang mengakibatkan imunitas menurun.
  • Wanita yang menderita penyakit Diabetes / Sakit Gula.
  • Wanita yang menderita kekurangan zat besi.
  • Ibu hamil. Panen besar terjadi pada saat tri semester ke 3 masa kehamilan ( 6 bulan keatas ).
  • Wanita yang memiliki tingkat kesehaan yang buruk.
  • Wanita yang menggunakan pembersih organ intim, pembilas (Vaginal Doushes).
  • Wanita dengan kontrasepsi vagina seperti foams dan sejenisnya.
  • Wanita dengan pasangan terinfeksi atau dengan pasangan multiple.
  • Wanita yang Alergi Dermatologis.
  • Wanita yang berada pada usia premenarke dan post menopause.
  • Wanita yang suka menggunakan celana dalam yang kencang, tidak dapat menyerap keringat dan menahan pemakai Celana dalam yang kencang, tidak menyerap keringat dan tidak mampu menahan panas.

Untuk mengatasi hal ini kunjungi www.menghilangkankeputihan.com

Keputihan Bercampur Darah

Keputihan Bercampur Darah

Keputihan adalah hal normal yang hampir seluruh wanita didunia ini mengalaminya. Tetapi bagaimana jika keputihan yang terjadi bercapur dengan darah, berbahayakah ?

Dalam keadaan yang demikian ini dapat dikatakan dengan 2 kemungkinan, yaitu:

Normal

Keputihan yang terjadi pada saat sebelum ataupun setelah haid merupakan sesuau yang normal, bila keputihan tersebut tidak menimbulkan rasa gatal ataupun tidak menimbulkan bau yang tak sedap. Demikian pula dengan keputihan bercampur darah, hal ini adalah wajar mengingat masih tersisanya darah haid yang terdapat pada Miss V / liang senggama wanita.

Tidak Normal

Keputihan bercampur darah dapat dikatakan tidak normal jika keputihan tersebut berbau tidak sedap, disertai dengan rasa gatal dan tidak lagi bewarna jernih / keruh. Hal ini dapat dikarenakan oleh beberapa faktor. Umumnya hal ini terjadi dikarenakan keputihan tersebut terkontaminasi dengan bakteri atau jamur. Sedangkan untuk keputihan bercampur darah yang terjadi diluar masa haid, dapat dikatakan salah satu akibat adanya kanker leher rahim pada saluran reproduksi wanita. Untuk itu sangat dianjurkan bagi seluruh wanita selalu menjaga daerah kewanitaan Anda agar selalu bersih baik pada saat sebelum haid maupun setelah masa haid.

Crystal X merupakan ramuan herbal alami, yang terbuat dari ekstrak tumbuhan yang berkhasiat dalam perawatan organ kewanitaan yang mampu membersihkan kerak kotoran yang menempel pada dinding Miss V. Crystal X mampu mengobati keputihan dengan membunuh bakteri berbahaya dalam organ kewanitaan.

Masalah Kewanitaan

Masalah Kewanitaan

Masalah kewanitaan merupakan suatu hal yang memiliki unsur / sifat sensiif dan personal. Hal-hal yang demikian inilah membuat wanita terkadang merasa sulit dalam mengungkapkannya terhadap seseorang. Masalah kewanitaan merupakan hal lumrah, namun masalah kewanitaan yang berkaitan dengan organ kewanitaan tidak bisa dianggap remeh, hal ini dapat berakibat pada kesehatan Anda. Karena itu setiap wanita harus mengerti bagaimana dalam menyikapinya.

  • Masalah Keputihan

Keputihan adalah hal yang umum dialami semua wanita, dan hampir semua wanita didunia mengalaminya. Flour Albus  atau keputihan ini adalah keluarnya suatu cairan yang dari Miss V secara berlebihan atau tidak biasa dan menimbulkan bau yang tak sedap / busuk.  Namun jika cairan yang keluar tersebut jernih, bisa juga berlendir banyak tetapi tidak menimbulkan bau, maka ini adalah hal yang normal yang uumumnya terjadi pada seorang wanita saat menjelang menstruasi atau terjadinya kelebihan hormon estrogen dan akibat stress.

  • Masalah Otot Miss V Longgar

Otot  Miss V longgar umumnya dialami oleh wanita yang telah melahirkan anak lebih dari satu atau disebabkan oleh faktor usia seseorang.

Crystal X produk yang diformulasikan khusus dalam merawat organ kewanitaan. Crystal X diramu dari bahan herbal, rumout laut, ekstrak daun sirih, minyak vinnel dan daun sisik naga yang tentunya praktis dan aman digunakan. Crystal X ini berkhasiat dalam merawat organ intim, pembersih (cleanser), hingga mampu mengencangakan kembali otot kewanitaan Anda.

Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.