Natural Crystal X

Diramu dari tumbuhan dan bahan organic yang mengandung Sulfur, Antiseptik, Minyak Vinieill yang akan memberikan nutrisi kepada dinding selaput Miss V. More »

Gratis Ongkos Kirim ke Seluruh Wilayah Indonesia

Kabar gembira untuk para pelanggan setia kami diseluruh indonesia, setiap pembelian tidak dikenakan biaya pengiriman More »

 

Tag Archives: bahaya pembalut

Tips Merawat Organ Kewanitaan, Keputihan Sebelum & Setelah Menstruasi

Kristal X

Dalam artikel sebelumnya sudah banyak dijelaskan apa itu Keputihan, jenis – jenisnya dan bagaimana penanganannya. Keputihan ini normal dialami oleh para wanita yang sudah hampir dekat masa menstruasinya. Namun bagaimana keputihan setelah lewat masa menstruasinya . . . ?

Keputihan setelah menstruasi adalah sesuatu yang normal, selama Keputihan tersebut tidak menimbulkan keluhan atau gangguan pada organ genital wanita. Selain itu hal ini dapat dikatakan sebagai proses pembersihan setelah melewati masa menstruasi tadi. Karena cairan Keputihan yang keluar kadang masih bercampur dengan darah. Namun jika Keputihan tersebut berlangsung lama dan tidak sembuh – sembuh ini dapat dipengaruhi oleh beberapa sebab.

Memang ada banyak hal yang mampu mempengaruhi terjadinya keputihan setelah menstruasi ini, diantaranya adalah perubahan hormonal dan terganggunya ekosistem Miss V. Perubahan hormonal pada seseorang dapat berefek pada timbulnya masalah kejiwaan ata gangguan psikis seseorang, contoh adalah stress, depresi yang dapat berpengaruh pada kinerja hormon manusia.

Masalah psikis seperti ini diyakini membuat Keputihan datang kembali. Namun hal yang paling dikhawatirkan adalah jika Keputihan tersebut terkontaminasi dengan bakteri, virus atau jamur. Keadaan seperti ini tentu berubah menjadi hal yang berbahaya.

Dampak yang dapat terjadi jika Keputihan ini telah terkontaminasi dengan bakteri, virus atau jamur adalah, munculnya berbagai gangguan yang menyerang area genital wanita. Diantaranya adalah kadang terasa nyeri pada area genital, gatal yang amat sangat pada Miss V, Keputihan menjadi berbau dan warna cairan menjadi berwarna (masing – masing wanita berbeda).

Tips Merawat Organ Kewanitaan

Miss V merupakan pintu gerbang organ genital wanita. Jadi jagalah kesehatan organ genital wanita Anda dari berbagai masalah penyakit kewanitaan.

  1. Biasakan organ genital Anda selalu dalam keadaan bersih dan kering. Karena bakteri, virus dan jamur suka dengan keadaan yang lembab dan kotor.
  2. Saat menstruasi jangan membersihkan Miss V menggunakan douching. Menstruasi merupakan pembersihan alami dalam mengeluarkan darah kotor dalam organ genital wanita.
  3. Hindari penggunaan panty liner atau parfum pada Miss V. Penggunaan parfum atau panty liner dikhawatirkan akan menimbulkan reaksi pada organ genital wanita seperti alergi dan iritasi.
  4. Teratur dalam mengganti pembalut. Saat menstruasi akan membuat daerah sekitar Miss V menjadi lembab. Hal ini sangat disukai oleh virus, bakteri dan jamur untuk berkembang biak. Jika dirasa perlu gantilah tampon atau pembalut sesering mungkin.
  5. Hindari menggunakan bedak talk atau bedak tabur pada Miss V. Hal ini dikhawatirkan partikel bedak yang lembut akan masu kedalam Miss V yang dapat berakibat pada resiko Kanker ServiksKanker Rahim )
  6. Gunakan celana dalam yang berbahan katun dan sedikit longgar yang mampu menyerap keringat berlebih. Penggunaan celana dalam yang terlalu ketat dapat membuat jamur berkembang lebih cepat.
  7. Saat mandi jangan terbiasa menyikat Miss V menggunakan sikat tubuh.
  8. Yang tak kalah pentingnya adalah selalu setia dengan pasangan Anda. Kebiasaan bergonta – ganti pasangan akan menambah terhadap resiko penyakit kelamin.
  9. Selalu waspada dan teratur memeriksa kondisi alat kontrasepsi Anda.

Seperti Apa Pembalut Yang Aman ?

Seperti Apa Pembalut Yang Aman?

Pembalut adalah suatu hal yang pokok bagi kehidupan wanita sehari – hari.  Pembalut merupakan produk sekali pakai. Saat ini telah ditemukan produk pembalut berbahaya karena kurangnya steril dalam pembuatannya. Produsen nakal mendaur ulang pembalut agar dapat menekan angka / biaya pengeluaran produksi. Maka dari itu hendaknya para wanita lebih teliti dan berhati – hati dalam memilih suatu produk pembalut.

Produsen nakal ini dalam mendaur ulang produk mereka, mereka banyak menggunakan bahan kimia berbahaya dalam membunuh kuman. Hal ini sangat tidak baik bagi kesehatan, karena hasil olahan kertas bekas yang telah menjadi pembalut ini mengandung zat berupa dioxin.

Dioxin bekerja dengan cara merusak  sistem hormon. Dioxin ini akan bergabung bersama kaseptor hormon, sehingga akan terjadi perubahan fungsi dan mekanisme genetis dari sel. Hal ini akan menimbulkan dampak buruk, diantaranya dapat menimbulkan kanker, merusak sistem , keguguran kandungan,  mengakibatkan cacat kelahiran dan penurunan daya tahan tubuh.

Dioxin ini terbentuk dari suatu zat kimia yang biasa digunakan dalam proses pemutihan. Dioxin ini merupakan golongan senyawa hidrofobik, yaitu bila zat ini berada pada tempat lembab atau berair mereka akan menghindarinya dengan mencari tempat yang aman, misalnya mereka akan berpindah dengan menempel atau masuk pada organ seseorang. Apalagi saat ini belum ada suatu alat atau cara dalam menghilankgan dioxin dalam tubuh manusia. Dioxin dalam tubuh manusia ini akan hilang atau pecah dengan sendirinya secara alami.

EPA (1994) menurut evaluasinya, menyatakan bahwa dioxin ini adalah senyawa organik yang sangat mematikan.  Bahkan dalam jumlah kecilpun yaitu sekitar 10-15 ppt (part per trillion) yang terakumulasi selama hidup, dapat berakibat buruk bagi kesehatan manusia. Dari penelitian ini EPA mengambil sebuah kesimpulan bahwa ambang batas dioxin yang diizinkan dalam tubuh manusia (dalam hal ini adalah orang dewasa) adalah sekitar 0,006 pikogram (seper juta-juta gram) per kilogram berat badan, yaitu sebanyak 0,40 pikogram. Acuan yang digunakan adalah sesuai dengan  ADI (Acceptable Daily Intake) dari WHO yaitu 1-10 pg/kg/hari.

Cek  Pembalut Higienis

Menurut data WHO, Indonesia merupakan negara dengan penderita kanker mulut rahim NO.1 di dunia, dan 62% salah satunya diakibatkan oleh penggunaan produk pembalut dengan bahan yang berbahaya akibat kurangnya ketelitian dalam pemilihan produk pembalut.

Cara Pengecekan Pembalut

  1. Sobek dan ambil bagian tengah pembalut.
  2. Ambil segelas air putih. Usahakan gunakan gelas transparan sehingga lebih jelas.
  3. Masukan sobekan dari pembalut tersebut dan aduk – aduk dengan sumpit.
  4. Pastikan juga apakah sobekan dari pembalut tersebut tidak hancur / utuh dan mengalami perubahan warna setelah dicelupkan kedalam air.
  5. Kesimpulannya, jika sobekan tetap utuh dan air  tetap jernih berarti pembalut tesebut higienis / aman. Sedangkan jika pembalut tersebut hancur dan air berubah menjadi keruh atau berubah warna bisa diindikasikan pembalut tersebut menggunakan bahan yang tidak berkualitas dan mengandung dioxin. 

Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.